06 November 2016

Dampak Perdagangan Internasional

1.  Dampak positif perdagangan internasional
a.  Terjadinya alih teknologi
Manfaat pertama yang dapat dirasakan oleh perekonomian Indonesia dari perdagangan internasional, salah satunya adalah penggunaan teknologi komputer. Hampir setiap perusahaan di Indonesia telah menggunakan komputer, baik untuk sarana administrasi maupun sarana produksi dan operasional perusahaan. Penggunaan alat tersebut akan meningkatkan efektifitas dan efisiensi kerja.
b.  Adanya spesialisasi produksi
Perdagangan internasional yang dalam praktiknya menuntut produk-produk bermutu tinggi dengan harga bersaing, secara tidak langsung mendorong negara kita melakukan spesialisasi produk. Misalnya, tumbuh suburnya tanaman kelapa sawit di Indonesia telah mendorong negara kita mengembangkan produk yang berbahan baku kelapa sawit.
c.  Mendorong peningkatan kuantitas dan kualitas hasil produksi
Persaingan yang sehat dalam memasarkan hasil produksi akan mendorong pengusaha meningkatkan jumlah dan mutu hasil produksi. Peningkatan jumlah dan mutu hasil produksi secara langsung akan menambah jumlah produk siap ekspor. Dengan penambahan jumlah produk siap ekspor akan meningkatkan devisa negara.
d.  Mempercepat pertumbuhan ekonomi
Peningkatan devisa yang ditimbulkan perdagangan internasional secara langsung menambah kemampuan negara kita untuk melakukan kegiatan pembangunan. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi pun dapat dipercepat.
e.  Memperluas lapangan kerja
Keberhasilan mempercepat pertumbuhan ekonomi akan menimbulkan dampak positif lainnya bagi perekonomian Indonesia, yaitu menambah lapangan kerja. Kondisi tersebut dapat terjadi karena pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu faktor pendorong pengusaha memperluas usahanya, sehingga lapangan kerja pun bertambah luas.
f.  Semakin majunya lembaga keuangan bank
Manfaat lain perdagangan internasional bagi perekonomian Indonesia adalah semakin maju lembaga keuangan bank. Manfaat ini timbul karena adanya perbedaan alat pembayaran di setiap negara, yang telah mendorong lembaga keuangan bank untuk meningkatkan pelayanannya, misalnya membuka cabang-cabang perusahaan yang tidak hanya terbatas di dalam negeri melainkan sampai ke luar negeri.
2.  Dampak negatif perdagangan internasional
a.  Sempitnya pasar hasil produksi
Kegiatan perdagangan internasional telah memberi kesempatan masuknya produk luar untuk ikut bersaing di pasar dalam negeri. Secara tidak langsung telah mengurangi ruang pasar bagi hasil produksi pengusaha-pengusaha dalam negeri, sehingga hanya produk berkualitas saja yang akan laku di pasaran.
b.  Hancurnya industri dalam negeri
Tidak semua perusahaan dalam negeri memiliki daya saing dalam perdagangan internasional, sehingga memungkinkan perusahaan asing menguasai pasar di Indonesia. Akibatnya banyak perusahaan dalam negeri bangkrut atau diakuisisi oleh perusahaan asing karena tidak dapat bersaing.
c.  Pengangguran
Banyaknya perusahaan yang bangkrut tentunya akan berdampak pada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang mengakibatkan jumlah pengangguran meningkat.
d.  Terhambatnya pergerakan sumber daya
Persaingan bebas yang semestinya mempermudah pergerakan sumber daya ke luar masuk dari atau ke setiap negara-negara di dunia, pada praktiknya sulit dilaksanakan. Kondisi tersebut terjadi karena masih adanya beberapa negara yang membentuk kerja sama di bidang ekonomi berdasarkan hal-hal tertentu.

No comments: